HUNTING MUSEUM PART 1 : MUSEUM WAYANG KEKAYON YOGYAKARTA
Halo sobat museum! Perkenalkan nama
saya Yusuf Putera Utama, sobat boleh memanggil saya Ucup. Saya ada seorang
mahasiswa jurusan D3 Kepariwisataan Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada yang
suka dengan traveling dan museum. Nah sobat museum, pada kesempatan ini saya
ingin menuliskan tentang 5 museum yang menarik dan wajib sobat museum kunjungi.
Tapi sebelum itu, pada blog ini saya hanya membahas museum di Daerah Istimewa
Yogyakarta saja sobat, da mungkin kelima museum yang akan saya tuliskan disini
masih belum terlalu dikenal oleh orang-orang atau bahkan masyarakat Jogja
sendiri.
Museum yang akan saya bahas merupakan museum yang
tergabung kedalam BARAHMUS DIY, nah pasti sebagian dari sobat museum masih
belum begitu familiar tentang apa itu BARAHMUS DIY , tenang sobat akan Ucup
jelaskan. BARAHMUS atau singkatan dari Badan Musyawarah Musea Daerah Istiewa
Yogyakarta adalah sebuah badan organisasi non-profit
yang bergerak dibidang permuseuman yang didirikan pada bula Mei 2007 dan
berkantor pusat disalah satu museum terkenal yang ada di Yogyakarta yaitu
Museum Benteng Vredeburg.
Nah, sekarang sobat museum sudah
tahu kan apa sih itu BARAHMUS. Baiklah tanpa memperpanjag lagi langsung saja
pada postingan ini yang pertama kali akan saya tuliskan adalah mengenai;
1. Museum Wayang Keyakon Yogyakarta
Museum Wayang Kekayon. Yaap
“WAYANG”, apakah dari sobat museum ada yang suka dengan pewayangan? Hmmm jika
sobat salah satunya maka simak berikut ini dijamin sobat museum akan ingin
segera mengunjungi museum yang satu ini. Mungkin dijaman sekarang ini Wayang sudah
mulai dilupakan dan digantikan oleh budaya luar khususnya bagi kawula muda.
Kesulitan dan ketidaktahuan Bahasa Jawa dianggap merupakan salah satu faktor
utamanya, kurangnya minat kawula muda untuk memperlajari sastra Jawa khususnya
bahasanya itulah tantangan budaya sekarang ini. Padahal dibalik sastra wayang
itu sendiri terkandung berbagai filosofi jawa yang khas dan masih revelan di
masa ini yang dapat mengajarkan banyak hal.
Museum Wayang
Kekayon didirikan pada 23 Juli 1990 oleh Prof. DR. Dr. KPH Soejono
Prawirohadikusumo, seorang guru besar kedokteran UGM yang juga budayawan Jawa. Kegemaran Prof Soejono akan wayang,
membuatnya mengumpulkan banyak jenis wayang dari berbagai daerah, baik yang
dekat atau jauh sekalipun, beliau merintisnya dengan menggunakan hasil kerja
praktik beliau sebgai dokter. Pembukaan secara resmi oleh Wakil
Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam VIII pada tanggal 5 Januari 1990 dan
beroperasi sepenuhnya pada tanggal 17 Juni 1992.
![]() |
| Pintu masuk menuju Joglo/Gedung Utama Sumber: Dokumentasi Pribadi |
Museum ini
berlokasi di Jalan Yogya-Wonosari Km. 7 No. 277 , Banguntapan-Bantul,
Yogyakarta 55197. Dari jalan raya museum ini bisa dilihat kok sobat, untuk ke
museum ini sobat bisa menggunakan transportasi pribadi ataupun bus umum jurusan
Jogja-Wonosari dari teriminal Giwangan.
Nah, untuk jam operasinoal dan biaya
tiket masuknya silahkan sobat cek sendiri dibawah ini:
JAM
OPERASIONAL
Hari
Senin-Jum’at : 08.30-14.00 WIB
Hari Sabtu : 08.30-12.00 WIB
Hari
Minggu/besar : silahkan konfirmasi,
minimal rombongan 20 orang.
HARGA
TIKET MASUK
Harga tiket
masuk untuk pengunjung domestik maupun mancanegara sama, yaitu Rp 10.000,- per orang. Minimal rombongan 50 orang mendapatkan
potongan harga tiket sebesar 50% yaitu Rp 5.000,- per orang.
Baiklah
sekarang langsung saja kita menuju ke pembahasan apa saja sih yang ada di dalam
museum ini. Museum Wayang Kekayon ini terdapat 7 unit ruangan yang di setiap
ruang terdapat koleksi wayang yang berbeda-beda lho sobat museum, langsung saja
berikut unit ruanganya:
·
Unit 1
Didalam ruangan
yang pertama ini sobat museum dapat melihat replika dari pangelaran wayang.
![]() | |
| Replika Pagelaran Wayang Sumber: Dokumentasi Pribadi |
·
Unit 2
Pada ruangan
ini sobat museum dapat melihat adegan dari beberapa cerita wayang, seperti
paska perang Baratayuda, Karna Tanding, dll.
Di ruangan ini
sobat juga bisa melihat jeis wayang tertua yaitu Wayang Purwa.
·
Unit 3
Di unit yang
ketiga ini sobat musueum dapat melihat wayang gedhog, wayang purwa, wayang
madya dan wayang klhitik. Disini juga ada lho replika wayang wong Dewi Sinta.
·
Unit 4
Selajutnya di
unit yang keempat terdapat wayang Punakawan versi Jogja dan Punakawan versi
Solo. Dan juga ada jenis wayang Beber
![]() |
| Wayang Beber Sumber: Dokumentasi Pribadi |
·
Unit 5
Ini dia,
ruangan yang menyimpan koleksi andalan museum ini atau masterpiece museum Wayang Kekayon, yaitu 100 wayang kurawa beserta
namanya. Tidak hanya itu disini jua terdapat koleksi andalan museum ini yaitu
Zodiac wayang, atau sifat wayang yang disesuaikan dengan tanggal lahir atau
perbintangan, jadi sobat museum bisa mencocokan mirip sifat wayang siapakah sobat museum, kalo Ucup sih
mirip Krensa.
mirip Krensa.
![]() |
| Zodiak Wayang Sumber: Dokumentasi Pribadi |
![]() |
| Bagian dari 100 Wayang Kurawa Sumber: Dokumentasi Pribadi |
·
Unit 6
Unit ini
memamerkan Wayang Golek Menak ( untuk dakwah agama Islam), Wayang Golek Wahyu
(untuk dakwah agama Nasrani), Wayang Golek Purwa Gaya Yogyakarta dan Sunda,
Wayang Golek Cepak dan Wayang Golek Tegul serta replika wayang wong Kumbakarna.
·
Unit 7
Di unit
terakhir ini sobat museum dapat melihat wayang kulit tentang Aji-ajian dari tokoh
wayang Puntadewa yang sangat besar, Wayang Kancil untuk cerita anak-anak,
Wayang Suluh yang bercerita tentang perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan dan proklamasi serta
Wayang Geculan atau wayang untuk cerita humor/dagelan. Terdapat pula topeng
dari beberapa daerah di Indonesia dan mancanegara. Replika wayang wong Dasamuka
dipamerkan di unit ini.
Tidak hanya
wayang saja, diluar atau halaman terdapat monument-monumen kecil seperti
dibawah ini:
Untuk fasilitas
museum Wayang Kekayon sendiri yaitu:
·
Toilet/WC
·
Mushola
·
Halaman parkir yang luas
Sobat museum
tidak perlu khawatir, karena selama sobat mengunjungi museum ini sobat akan
ditemani oleh edukator yang ramah yang akan menjelaskan semua informasi terkait
dengan wayang. Sobat museum ingin bermain wayang? Tenang, bisa kok, sobat
tinggal bilang ke educator setempat saja jika mau mencoba memaikan wayang,
seperti saya ini hehehe
Nah bagaimana
sobat museum tertarik untuk mengunjungi museum Wayang Kekayon ini? Untuk informasi
lebih lanjutnnya silahkan cek atau kontak media sosial museum Wayang Kekayon
yang ada dibawah ini:
·
Telepon :
0274-379058 / 085104672900 / WA 0817461551
·
Fans Page :
Museum Wayang Kekayon Yogyakarta
·
Twitter :
@museumkekayon
·
Instagram :
@museumwayangkekayon
·
Website : kekayon.museumjogja.org/id
·
Group FB : Pentas Tradisi Yogyakarta
Next
posting>>> Museum Puro Pakualaman







Komentar
Posting Komentar